Konfigurasi Input Firewall Memakai Iptables

  Halo teman pada kesempatan kali ini saya akan sharing bagaimana konfigurasi input firewall IPTables sebelum itu apakahah anda sudah mengerti apa itu iptables bila belum anda dapat baca apa itu IPTables.


Pengertian :

  Penjelasan sederhana perihal IPTables yakni kegiatan aplikasi user space yang memungkinkan direktur sistem untuk mengkonfigurasi tabel yang di sediakan oleh firewall kernel linux. Lebih lengkapnya dapat baca Pengertian IPTables 

Latar belakang :

Saya mencoba memberi firewall ke server debian kita dengan iptables untuk memblokir ip yang tidak perlu.

Alat dan Bahan :

--> PC yang sudah terintall server debian
--> PC yang sudah terinstall vlan proxmox
--> Laptop
--> Koneksi internet ke server
--> Mikrotik yang sudah terseting dengan mode bridge

Tujuan :

Meproteksi atau melindungi server kita dengan metode iptables atau dengan menutup beberapa port di debian server kita biar tidak terkena serangan Hacker atau yang lainnya.

Tahapan Pelaksanaan :

Pertama-tama kita masuk root server kita dengan melaksanakan SSH ke server Debian kita. Dan sangat di sarankan bila kau akan melaksanakan command iptables ini dengan mode text demi kemudahan, Sebab di khawatirkan bila dilakukan dalam mode GUI akan ada kemungkinan xwindow kita hang.

Catatan: bacalah dan pahami tiap langkah konfigurasi di bawah ini beserta klarifikasi yang ada dalam tutorial ini
Kedua, periksa status iptables dengan menggunkan perintah menyerupai gambar di bawah ini untuk melihat apakah sudah terkonfigurasi atau tidak.

#iptables -nL
 

Chain INPUT (policy ACCEPT) = Chain INPUT Memiliki policy ACCEPT , jadi secara default paket network boleh masuk ke Linux server kita . Demikian dengan Chain lainnya . Dalam konfigurasi ini kita disarankan untuk ssh server kita dai terminal bila tidak server kita akan terblok sendiri oleh server Linux saya .

kini coba kita ping server kita :


dan akhirnya server kita dapat kita ping.

Ketiga, kini saya akan coba memakai perintah "DROP" biar si vlan ip proxmox tidak dapat lagi ping Debian Router .

yang artinya sehabis pesan dari vlan proxmox di kirim ke Debian maka pesan tersebuat akan di buang dan tidak akan dibaca , artinya si ip vlan proxmox tidak akan dapat ping ke Debian menyerupai yang saya lakukan di atas :

#iptables -I INPUT -s 192.168.155.6 -j DROP

(ip diatas yakni ip vlan yang ingin kita block)


Sekarang sehabis sudah kita DROP coba ping sekali lagi apakah berhasil atau tidak :


dan akhirnya tidak alasannya yakni ip kita sudah di DROP. Sekarang coba kita ganti perintah :

#iptables -I INPUT -s 192.168.155.6 -j DROP

menjadi perintah--

#iptables -D INPUT -s 192.168.155.6 -j DROP 


Sekarang coba kita ping kembali apakah dapat :


dan akhirnya berhasil kenapa dapat begitu alasannya yakni kita sudah merubah perintahnya dengan mengganti :

-I artinya INPUT menjadi -D artinya menghapus perintah

Kesimpulan dan Hasil :

  kita dapat memblokir suatu ip vlan biar tidak dapat terkoneksi dengan server debian kita dengan perintah -I dan bila ingin menghapus Perintahnya kita dapat mengganti perintah -I tadi menjadi -D untuk menghapus konfigurasinya.

Referensi :

mbombob.blogspot.com
buku adm_iptables_praktis.pdf

Konfigurasi Output Firewall Iptables

  Halo teman pada kesempatan kali ini saya akan sharing bagaimana cara konfigurasi Output iptables. Sebelumnya saya sudah membahas konfigurasi input iptables dan kini mari kita konfigurasi outputnya.


Pengertian :

  Penjelasan sederhana perihal IPTables ialah jadwal aplikasi user space yang memungkinkan direktur sistem untuk mengkonfigurasi tabel yang di sediakan oleh firewall kernel linux. Lebih lengkapnya sanggup baca Pengertian IPTables.

Latar Belakang :

  Dikonfigurasi Input Firewall iptables sebelumnya saya sudah membolehkan susukan input dari laptop ke server. Sekarang saya akan konfigurasi bagaimana cara membolehkan atau memblock susukan output server ke laptop saya.

Tujuan :

menawarkan atau memblokir susukan server ke laptop kita.

Alat dan materi :

--> laptop
--> server (saya menggunakan server debian)
--> sever proxmox
--> koneksi internet

Tahapan Pelaksanaan :

Pertama-tama kita masuk ke root VM Proxmox dan debian server terlebih dahulu. Seperti gambar di bawah ini :


Kedua, coba cek konfigurasinya dengan cara ping ip server dengan ip vm proxmox begitu pula sebaliknya menyerupai gambar di bawah ini :


Jika kita sanggup ping yang satu dengan yang lain maka konfigurasinya dalam keadaan baik-baik saja atau sanggup juga belum terkonfigurasi iptables.

Ketiga, coba kita cek konfigurasi iptablesnya dengan menggunkan perintah :

#iptables -nL


Diliahat dari gambar diatas terbukti bahwa saya belum mengkonfigurasi iptables apa-apa pada debian server saya. Sekarang kita coba konfigurasi output iptablesnya .
Catatan: sebelum kita memulai konfigurasi iptablesnya pastikan anda mengikuti tutorial ini dengan teliti alasannya ialah bila tidak teliti maka anda sanggup kedrop atau terblokir sendiri oleh server anda.

Sekarang kita konfigurasikan iptablesnya dengan perintah menyerupai berikut :

#iptables ­-I OUTPUT ­-s (ip vm proxmox) ­-j DROP


Penjelasan :

 -I : insert , bila menggunakan I maka secara default rule akan menempati baris nomor 1 , kita sanggup menyebutkan ingin insert di baris berapa .

 -s : Source yaitu pencarian ip kita sanggup menggunakan perintah tersebut bila ingin mengincar sasaran ip mana yang kita DROP .

 -j : Action jadi reaksi apa yang kita lakukan untuk si IP yang dituju tadi (disini saya DROP ip tersebut) .

 DROP : menahan atau tidak menawarkan hak susukan sedikit pun terhadap server kita , berbeda dengan ACCEPT kalau accept mengijinkan si ip masuk pada server kita atau menawarkan hak susukan .

 OUTPUT : Berarti si server tidak sanggup mengakses keluar atau tidak sanggup mengakses ip yg di DROP tadi .

 INPUT : Berarti si ip yg dituju tidak sanggup mengakses IP server alasannya ialah tidak diberi hak susukan (ACCEPT) .kebalikan dari OUTPUT

Jika anda sudah mengkonfigurasi iptables outputnya kini coba kita ping ip vm proxmoxnya.


Hasilnya tidak sanggup alasannya ialah kita tidak membolehkan susukan keluar dari server kita.

Akan tetapi IP Vm tadi masih sanggup susukan ke ip server saya alasannya ialah yang kita konfigurasi bukan INPUT (kedalam) melainkan OUTPUT (keluar) berarti hanya ip yang keluar saja yang tidak sanggup mengakses , kini kita coba ping dari IP VM tadi ke IP server.


Hasilnya ip VM kita masih sanggup ping ip server kita. Dan bila anda ingin menyimpan konfigurasinya ketikkan perintah :

#sevice iptables save

Tadi kita sudah mencoba memblock susukan output server ke laptop kita bila kita ingin membolehkannnya kembali tinggal ketikkan perintah :

#iptables ­-D OUTPUT ­-s (ip vm proxmox) ­-j DROP

bila anda sudah menuliskan konfigurasi diatas maka server debian kita bisa koneksi output ke laptop kita lagi.

Hasil dan kesimpulan :

Dari konfigurasi diatas kita sanggup membolehkan atau memblokir susukan output server ke laptop kita sesuka hati.

Referensi :

mbombob.blogspot.com
adm_iptables_praktis.pdf

Search

Blog Archive