Perlengkapan Dalam Menciptakan Aplikasi Dengan Php

Perlengkapan apa saja yang diperlukan untuk menciptakan sebuah aplikasi dengan PHP ?
Pertanayan diatas yaitu yang nantinya akan aku jawab pada artikel PHP kali ini. Baik selamat tiba aku ucapkan kepada sahabat JNM yang sudah sering berkunjung di web JNM atau anda yang gres bergabung. Setelah sekian usang aku menciptakan tutorial Visual Basic baik VB 6.0 maupun VB .NET, namun ada email yang masuk ke aku untuk dibuatkan tutorial web programming.

Beberapa web programming yang sering dipakai oleh programmer indonesia yaitu menyerupai PHP, ASP .NET, dan alin sebagainya. untuk kali ini aku khusus membahas ihwal PHP.

Jika pada artikel sebelumnya anda telah mengetahui sejarah dan pengertian PHP. kali ini aku akan membahas perlengkapan yang diperlukan dalam membangun aplikasi dengan PHP.

Perlengkapan apa saja yang diperlukan untuk menciptakan sebuah aplikasi dengan PHP  Perlengkapan Dalam Membuat Aplikasi Dengan PHP
Berikut yaitu Tools yang sering dipakai untuk melengkapi mencar ilmu PHP :
  1. Opearting System
    Untuk OS atau operating system, anda cukup memakai microsoft windows, kalau anda memakai Linux dan Macintos anda juga dapat memakai OS tersebut. Karena Windows yang cukup banyak digunakan, aku memakai Windows untuk tutorial berikutnya
  2. Browser
    Karena PHP yaitu web programing maka yang tak kalah pentingnya yaitu browser, alasannya yaitu untuk melihat tampilan yang akan buat
  3. Web Server dan Database MySQL
    Web browser ini sangat penting, alasannya yaitu PHP hanya dapat dijalankan pada web browser. Anda dapat memakai web browser online maupun offline. Karena ini untuk mencar ilmu Maka aku memakai Offline.
    Yang perlu anda install yaitu Xampp atau Wamp. Saya memakai Xampp, pada Xampp tersebut sudah include Web Server dan MySQL sehingga anda cukup install 1 saja yaitu Xampp
  4. Code Editor
    Untuk code Editor, anda dapat memakai Note Pad bawaan windows, atau kalau anda ingin lebih elok anda dapat memakai Notepad + + ( plus plus) atau anda juga dapat memakai Dream weaver dan lain sebagainya. Fungsinya yaitu untuk mengedit koding PHP.
 Dari 4 Tools diatas yaitu Tools basic yang dipakai untuk membangun atau menciptakan Aplikasi dengan PHP. Selain tools bahwasanya anda juga harus menyiapkan Skil.
Skill apa yang menunjang dalam menciptakan Aplikasi PHP? Saya sarankan anda mencar ilmu basic HTML, CSS dan Javascript. alasannya yaitu kalau anda ingin membangun aplikasi dengan PHP, maka anda akan berafiliasi eksklusif dengan HTML, CSS dan Javascript, oleh alasannya yaitu itu silahkan anda pelajari mudah-mudahan anda dapat sukses mencar ilmu PHP.

Dan tutorial PHP yang JNM berikan yaitu metode dasar yang sering dipakai dalam membangun aplikasi dengan PHP.

Demikian Perlengkapan Dlaam Membuat Aplikasi Dengan PHP, mudah-mudahan bermanfaat untuk sahabat JNM yang sedang mencar ilmu PHP.

Syntax Koding Dasar Php

Pada pembelajaran pemograman PHP kali ini akan dibahas mengenai Syntax Dasar PHP. Jika pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai Sejarah PHP dan Tools apa saja yang diperlukan dalam membangun aplikasi PHP, kali ini kita sudah memulai menciptakan aplikasi dengan PHP.

Seperti yang anda ketahui, bahwa Javanet Media ingin memperlihatkan pembelajaran mengenai Ilmu Komputer terutama di dunia pemograman dan Design. Mudah-mudahan tutorial dibawah ini akan sangat membantu anda dalam berguru PHP dan menjadi pemograman hal yang mudah.


Koding Dasar PHP

Berikut dibawah ini ialah koding dasar PHP :
Koding PHP diawali dengan <?php dan ditutup dengan ?>
Kemudian untuk memunculkan kata atau Text memakai echo

Silahkan buka komputer anda
Buka Xampp, dan jalankan Apache dan MySQL
Silahkan masuk ke Drive C dan buatlah folder dengan nama referensi : aplikasiku
Buka notepad
Masukan koding PHP dibawah ini :
<!DOCTYPE html> <html> <body>  <h1>Latihan PHP</h1>  <?php echo "Selamat Pagi"; ?>   </body> </html> 

Simpan di folder aplikasiku yang sudah dibentuk diatas, dengan nama : latihan1.php
lalu buka browser anda.
ketikan : http://localhost/latihanku/latihan1.php

Seharusnya muncul menyerupai gambar dibawah ini :

Gambar diatas untuk syntax memakai PHP ialah "Selamat Pagi" Sedangkan untuk Latihan PHP memakai instruksi HTML.

Note :
Catatan kecil dari saya, bahwa PHP dapat dijalankan saat kita sudah memiliki web server. Web server dapat online atau offline atau biasa disebut dengan web server local. Server local ini kalau didunia kerja di sebut dengan Intranet. Bagi anda yang suka atau bahkan hebat PHP silahkan pelajari web server atau dengan install Xampp maupun Wamp sehingga anda dapat berguru PHP bersama Javanet Media.

Demikian tutorial PHP yaitu Syntax Koding Dasar PHP, biar bermanfaat untuk anda :)

Cara Koneksi Database Mysql Dengan Php

Kembali melanjutkan dalam pembahasan pemograman PHP, pada tutorial kali ini aku akan membahas wacana cara mengkoneksikan database MySQL dengan PHP. Hasil dari tutorial ini nantinya kita akan menampilan sebuah data yang ada didalam database dan ditampilkan di browser memakai PHP.

Seperti yang sudah aku jelaskan sebelumnya, bahwa untuk menciptakan sebuah aplikasi dengan PHP maka ada beberapa perlengkapan yang harus disiapkan. Untuk itu aku informasikan kembali untuk sanggup mengikuti tutorial kali ini pastikan anda sudah install Xampp ( sebagai webserver dan database mysql ), lalu pada komputer anda sudah terinstall browser (chrome, firexfox, opera dll) dan silahkan gunakan Notepad bawaan windows atau Notepad++ kalau anda ingin lebih maksimal.

Baik pribadi saja, silahkan ikuti tutorial dibawah ini.

1. Buatlah Database dan Tabel

Silahkan buka Xampp control panel
Kembali melanjutkan dalam pembahasan pemograman PHP Cara Koneksi Database MySQL Dengan PHP
Jika anda melihat gambar diatas, pastikan Apache dan MySQL dalam keadaan running.
Jika sudah running silahkan buka browser anda, buka alamat : http://localhost/phpmyadmin/
Silahkan anda buat database dan tabel :
Nama Database : db_jnm
nama tabel : tbl_supplier
Design tbl_supplier yaitu menyerupai gambar dibawah ini :
Silahkan buat tabel menyerupai gambar diatas, dimana terdapat field atau kolom : SupplierID, SupplierName, Address, City, PostalCode dan Country.
Jika anda sudah menciptakan tbl_supplier menyerupai gambar diatas, silahkan anda input manual data didalam tbl_supplier, pola 5 record. fungsinya yaitu nantinya akan dipakai sebagai sample data untuk pengetesan koneksi database mysql dengan PHP.

Contoh sample data input manual yaitu sebagai berikut :
Kembali melanjutkan dalam pembahasan pemograman PHP Cara Koneksi Database MySQL Dengan PHP
Jika anda telah sukses menciptakan database, tabel dan memasukan sample data, lalu tahap selanjutnya yaitu menciptakan koding dengan PHP.

2. Membuat File PHP

Ditahap kedua ini, mari kita bermain sedikit koding. ditahap ini aku akan menciptakan 2 buah file PHP. yang pertama sebagai file koneksi database, dan yang kedua yaitu sebagai file PHP untuk memperlihatkan tampilan di browser.

Silahkan anda masuk ke drive C dimana Xampp anda install
Masuk ke folder htdocs, buatlah folder dengan nama : latihanku
Kemudian buatlah file php dengan nama file : koneksi_db.php
Masukan koding dibawah ini :

<?php  $servername = "localhost";  $username = "root";  $password = "";  $dbname = "db_jnm";   // Create connection   $conn = new mysqli($servername, $username, $password, $dbname);   // Check connection   if ($conn->connect_error) {   die("Connection failed: " . $conn->connect_error);  }  ?>


Koding koneksi_db.php diatas yaitu sebagai konektor database memakai syntax PHP. silahkan anda lihat koding dbjnm. itu yaitu nama database nya, kalau anda memakai nama database lain, silahkan anda ganti.

File yang kedua, buatlah file php dengan nama : supplierjnm.php
Kemudian masukan koding dibawah ini :

<!DOCTYPE html> <html> <head> <style> table, th, td {     border: 1px solid black;     border-collapse: collapse; } th, td {     padding: 5px;     text-align: left;     } </style> </head> <body> <h2>Data Supplier Javanet Media</h2>     <?php  require_once("koneksi_db.php");     $sql = "SELECT * FROM tbl_supplier";  $result = $conn->query($sql);   if ($result->num_rows > 0) {    echo "<table style='width:100%'><tr><th>Kode</th><th>Nama</th><th>Alamat</th><th>Kota</th><th>Kode Post</th><th>Negara</th></tr>";    while($row = $result->fetch_assoc()) {     echo "<tr><td>" . $row["SupplierID"]. "</td><td>" . $row["SupplierName"]. "</td><td>" . $row["Address"]. "</td><td>" . $row["City"]. "</td><td>" . $row["PostalCode"]. "</td><td>" . $row["Country"]. "</td></tr>";    }    echo "</table>";  } else {    echo "0 results";  }  $conn->close();  ?>    </body> </html>

Syntax diatas, aku memakai HTML 5 alasannya sebelumnya kita sudah mencar ilmu HTML 5, sehingga lebih update tampilannya. Kemudian silahkan anda buka pada browser seharusnya tampilannya yaitu menyerupai gambar dibawah ini :

Kembali melanjutkan dalam pembahasan pemograman PHP Cara Koneksi Database MySQL Dengan PHP
Silahkan KLIK DISINI untuk mendownload Project PHP diatas
Demikianlah cara gampang mengkoneksikan database MySQL dengan PHP. Semoga tutorial ini bermanfaat untuk teman JNM. Nantikan tutorial menarik lainnya hanya di JavaNetMedia :)

Cara Input Data Dengan Php

Melanjutkan BAB Tutorial PHP bersama JNM, pada artikel kali ini aku akan membahas ihwal cara Input atau Insert kedalam database memakai bahasa pemograman PHP. Sebelum menciptakan goresan pena ini, aku searching di Google mengenai cara input data dengan database, namun aneka macam yang menciptakan aku resah dan mungkin anda juga merasakannya.

Kenapa aku bingung? alasannya yaitu aneka macam website yang tidak memperlihatkan secara lengkap dan mereka bahkan hanya copy paste saja dari website lain. Oleh alasannya yaitu itu aku cukup gatal dan ingin membagikan kepada anda semua.

Melanjutkan BAB Tutorial PHP bersama JNM Cara Input Data Dengan PHP

Tutorial cara input data memakai PHP kali ini, aku memakai teknik HTML 5 yang sudah aku posting di website JNM ini, sehingga form yang diguankan sudah Responsive dan sudah kekinian tentunya. Kemudian aku informasikan juga, untuk database memakai MySQL. Anda cukup install Xampp dan Untuk editornya cukup memakai Notepad++

Silahkan Buka komputer anda
Jalankan Xampp control panel
Pastikan Apache dan MySQL dalam keadaan Running
Anda sanggup lihat gambar diatas, Apache dan MySQL berwarna hijau artinya sudah berjalan atau Running

Jika sudah, alasannya yaitu nantinya akan diinput kedalam database, maka anda harus menciptakan Database dan Tabel pada MySQL.
Sialhakn anda buka browser dan ketikan : http://localhost/phpmyadmin/
Silahkan anda buat database dan tabel :
Nama Database : dbkampus
nama tabel : tbl_mahasiswa
Design tbl_mahasiswa yaitu menyerupai gambar dibawah ini :
Gambar diatas menjelaskan bahwa field pada tbl_mahasiswa terdapat : nimmhs, namamhs,alamatmhs, teleponmhs dan jurusanmhs. semuanya memakai jenis Varchar dan nimmhs sebagai Primary Key.

Jika sudah kita akan eksklusif mengkoding dengan PHP.
Buatlah Folder didalam htdocs
Contoh folder : mahasiswa

Jika sudah kita akan menciptakan file koneksi_db.php
<?php $host = "localhost"; $username = "root"; $password = ""; $databasename = "dbkampus"; $connection = mysql_connect($host, $username, $password) or die("Kesalahan Koneksi ... !!"); mysql_select_db($databasename, $connection) or die("Databasenya Error"); ?>

Kemudian silahkan anda save
Selanjutnya kita akan menciptakan layout tampilan php dengan CSS, buat file dengan nama : css_jnm1.css
Kemudian masukan koding dibawah ini :
table, th, td {     border: 1px solid black;     border-collapse: collapse; } th, td {     padding: 5px;     text-align: left;     } input[type=text], select {     width: 100%;     padding: 12px 20px;     margin: 8px 0;     display: inline-block;     border: 1px solid #ccc;     border-radius: 4px;     box-sizing: border-box; }  input[type=submit] {     width: 100%;     background-color: #4CAF50;     color: white;     padding: 14px 20px;     margin: 8px 0;     border: none;     border-radius: 4px;     cursor: pointer; }  input[type=submit]:hover {     background-color: #45a049; }  div {     border-radius: 5px;     background-color: #f2f2f2;     padding: 20px; } body {  background-color: #999; } section {  width: 80%;     padding: 20px;     margin: 20px auto;  background-color: white; } h1 {  color: #F30;     font-size: 36px; } nav{  background-color: #4CAF50;     color: #fff;     height: 60px;     margin: 10px 0; } nav a{  float: left;     padding: 20px;     height: 20px;     text-decoration: none;     color: #FFF; } nav a:hover {  background-color: #1f663a; } article {  min-height: 20px;     color: #333;      } footer {  text-align: center;     display: block;     margin-botton: 10px;      }

Selanjutnya kita akan buat tampil.php
<!DOCTYPE HTML> <html> <head> <meta charset=utf-8"> <link rel="stylesheet" type="text/css" href="css_jnm1.css"> <title>Input Data PHP | www.javanetmedia.com</title> </head> <body> <section>  <h1>Javanet Media</h1>     <nav>      <a href="tampil.php">Home</a>         <a href="input.php">Input</a>         <a href="tampil.php">Edit</a>         <a href="tampil.php">Hapus</a>          </nav>     <h2>Data Mahasiswa</h2>     <article>Data Mahasiswa Javanet Media</article>  <div>   <table style="width:100%">         <tr>         <th>No</th>         <th>Kode</th>         <th>Nama</th>         <th>Alamat</th>         <th>Telepon</th>   <th>Jurusan</th>     </tr>     <?php         include 'koneksi_db.php';         $query = "SELECT * FROM tbl_mahasiswa ";         $exe = mysql_query($query);         $no = 1;         while($row = mysql_fetch_assoc($exe)){                         $a = $row['nimmhs'];                         $b = $row['namamhs'];                         $c = $row['alamatmhs'];                         $d = $row['teleponmhs'];       $e = $row['jurusanmhs'];         echo "<tr><td>$no</td><td>$a</td><td>$b</td><td>$c</td><td>$d</td><td>$e</td></tr>";         $no++;         }     ?>     </table> </div> </section> <footer>design by JNM</footer> </body> </html> 

Koding diatas fungisnya yaitu untuk menampilkan data yang ada di dalam table : tbl_mahasiswa
Selanjutnya kita akan menciptakan input.php
<!DOCTYPE HTML> <html> <head> <meta charset=utf-8"> <link rel="stylesheet" type="text/css" href="css_jnm1.css"> <title>PHP Input - JNM</title> </head> <body> <section>  <h1>Javanet Media</h1>     <nav>      <a href="tampil.php">Home</a>         <a href="input.php">Input</a>         <a href="tampil.php">Edit</a>         <a href="tampil.php">Hapus</a>          </nav>     <h2>Input Data Mahasiswa</h2>     <article>Silahkan Input Data Sesuai Form dibawah ini</article>  <div>   <form name="Mahasiswa" method="post" action="simpan.php">     <label for="fname">NIM Mahasiswa</label>     <input type="text" id="nimmhs" name="nimmhs" placeholder="Nim..">      <label for="lname">Nama</label>     <input type="text" id="namamhs" name="namamhs" placeholder="Nama..">  <label for="fname">Alamat</label>     <input type="text" id="alamatmhs" name="alamatmhs" placeholder="Alamat..">      <label for="lname">Telepon</label>     <input type="text" id="teleponmhs" name="teleponmhs" placeholder="Telepon..">      <label for="Jurusan">Jurusan</label>     <select id="jurusanmhs" name="jurusanmhs">       <option value="Ekonomi">Ekonomi</option>       <option value="Hukum">Hukum</option>       <option value="Sastra">Sastra</option>     </select>        <input type="submit" name="submit" value="Submit">   </form> </div> </section> <footer>design by JNM</footer> </body> </html>



Melanjutkan BAB Tutorial PHP bersama JNM Cara Input Data Dengan PHP
Satu lagi, silahkan anda buat simpan.php dengan koding dibawah ini :
<!DOCTYPE HTML> <html> <head> <meta charset=utf-8"> <link rel="stylesheet" type="text/css" href="css_jnm1.css"> <title>Simpan Data Mahasiswa JNM</title> </head> <body> <section>  <h1>Javanet Media</h1>     <nav>      <a href="tampil.php">Home</a>         <a href="input.php">Input</a>         <a href="tampil.php">Edit</a>         <a href="tampil.php">Hapus</a>          </nav>  <div>  <?php   $nim=$_POST['nimmhs'];   $nama=$_POST['namamhs'];   $alamat=$_POST['alamatmhs'];   $telepon=$_POST['teleponmhs'];   $jurusan=$_POST['jurusanmhs'];    $koneksi=mysql_connect("localhost","root","");   mysql_select_db("dbjnm");   $proses="INSERT INTO tbl_mahasiswa(nimmhs,namamhs,alamatmhs,teleponmhs,jurusanmhs)   VALUES('$nim','$nama','$alamat','$telepon','$jurusan')";   $hasil=mysql_query($proses,$koneksi);   echo "<font color=red size=5>Data Mahasiswa Berhasil Diisi</font>";   ?> <br> <a href="tampil.php"><h3>Lihat Data Mahasiswa</h3></a> </div> </section> <footer>design by JNM</footer> </body> </html>

Fungsi simpan.php diatas yaitu untuk mengeksekusi simpan data kedalam database.
Makara secara keseluruhan didalam folder mahasiswa terdapat 5 file yaitu : koneksi_db.php, css_jnm1.css, tampil.php, input.php, simpan.php

Demikianlah Cara Input Data Kedalam Database Menggunakan PHP, supaya bermanfaat untuk anda, Jika ada yang kurang terang anda sanggup berkomentar atau kalau ingin bertanya silahkan berkomentar dibawah atau anda sanggup kirim via email.

Cara Menciptakan Database Dan Tabel Mysql Memakai Php

Pada tutorial kali ini aku akan melanjutkan dalam Tutorial PHP yaitu Cara Membuat Database dan Tabel dengan File PHP. Fungsi ini nantinya akan mempermudah anda dalam menciptakan Database dan Tabel pada MySQL anda cukup menjalankan satu file PHP saja.

Kenapa aku menciptakan Tutorial ini.
Alasan pertama yaitu alasannya yaitu adanya request yang masuk ke email JNM dimana walaupun gres menciptakan beberapa tutorial PHP namun ternyata antusias pembaca tutorial PHP di JNM ini sangat banyak dan hasilnya aku menjawab beberapa pertanyaan dari email. Dan hasil tanggapan dari pembaca web JNM adalah, tutorialnya sangat terang dan gampang diikuti yang jarang web lain menciptakan tutorial yang lengkap menyerupai JNM.
Alasan Kedua banyak tutorial yang aku bahas di Web JNM ini yang memakai database MySQL, dan kesemua tutorial dalam menciptakan database MySQL ini memakai manual yaitu dengan masuk ke phpmyadmin pada localhost dan membuatnya satu persatu. Hal ini tentunya akan bermanfaat untuk anda biar lebih MUDAH dan CEPAT dan menciptakan database dan Tabel MySQL.

Pada tutorial kali ini aku akan melanjutkan dalam Tutorial PHP yaitu Cara Membuat Databas Cara Membuat Database dan Tabel MySQL Menggunakan PHP

Berikut Cara Membuat Database dan Tabel Menggunakan PHP

Pertama silahkan buka Komputer anda
Silahakn jalankan Xampp Control panel.
Kenapa menjalankan Xampp control panel? alasannya yaitu PHP sanggup berajalan pada web server, sehingga anda harus menjalankan xampp control panel yang didalamnya terdapat web server local.
Selanjutnya Syntax dasar dalam menciptakan Database yaitu sebagai berikut :

1. Membuat koneksi ke MySQL
<?php   // Koneksi ke database MySQL   $dbhost = "localhost";   $dbuser = "root";   $dbpass = "";   $link = mysqli_connect($dbhost,$dbuser,$dbpass);      //Memeriksa Koneksi   if(!$link){     die ("Koneksi dengan database gagal: ".mysqli_connect_errno().          " - ".mysqli_connect_error());   } ?>

Fungsi diatas yaitu untuk mengkoneksikan database MySQL, Jika ada kegagalan maka akan muncul pesan gagal.

2. Syntax Membuat Sebuah Database
$query = "CREATE DATABASE IF NOT EXISTS dbjnm"; $result = mysqli_query($link, $query);      if(!$result){     die ("Query Error: ".mysqli_errno($link).          " - ".mysqli_error($link));   }   else {     echo "Database <b>'dbjnm'</b> telah sukses dibuat... <br>";   }

Koding diatas untuk menciptakan database dbjnm, kalau dbjnm telah berhasil dibuat, maka nanti akan muncul keterangan sukses dibuat.

3. Syntax Membuat Tabel
Selnjutnya koding dibawah untuk menciptakan Tabel dengan PHP
  //Memilih database dbjnm   $result = mysqli_select_db($link, "dbjnm");   if(!$result){     die ("Query Error: ".mysqli_errno($link).          " - ".mysqli_error($link));   }   // cek apakah tbl_mahasiswa sudah ada. kalau ada, hapus tabel   $query = "DROP TABLE IF EXISTS tbl_mahasiswa";   $hasil_query = mysqli_query($link, $query);      if(!$hasil_query){     die ("Query Error: ".mysqli_errno($link).          " - ".mysqli_error($link));   }   // Pembuatan tbl_mahasiswa   $query  = "CREATE TABLE tbl_mahasiswa (nimmhs VARCHAR(6), namamhs VARCHAR(100), ";    $query .= "alamatmhs VARCHAR(100), teleponmhs VARCHAR(20), ";   $query .= "jurusanmhs VARCHAR(50), PRIMARY KEY (nimmhs))";    $hasil_query = mysqli_query($link, $query);   if(!$hasil_query){       die ("Query Error: ".mysqli_errno($link).            " - ".mysqli_error($link));   }   else {     echo "Tabel 'tbl_mahasiswa' sukses dibuat...  ";   }

Syntax diatas untuk menciptakan tbl_mahasiwa dimana terdapat kodemhs, namamhs, alamatmhs, teleponmhs dan jurusanmhs. Jangan lupa pada nimmhs diberikan primary key.
Jika sudah silahkan simpan pada satu file PHP teladan : pembuatandatabase.php
lalu silahkan jalankan. Akan sangat gampang dan sangat cepat dibanding anda harus menciptakan manual.

Dari 3 langkah diatas, maka koding fullnya yaitu sebagai berikut :

<?php   // Koneksi ke database MySQL   $dbhost = "localhost";   $dbuser = "root";   $dbpass = "";   $link = mysqli_connect($dbhost,$dbuser,$dbpass);      //Memeriksa Koneksi   if(!$link){     die ("Koneksi dengan database gagal: ".mysqli_connect_errno().          " - ".mysqli_connect_error());   }   $query = "CREATE DATABASE IF NOT EXISTS dbjnm";   $result = mysqli_query($link, $query);      if(!$result){     die ("Query Error: ".mysqli_errno($link).          " - ".mysqli_error($link));   }   else {     echo "Database <b>'dbjnm'</b> telah sukses dibuat... <br>";   }   //Memilih database dbjnm   $result = mysqli_select_db($link, "dbjnm");   if(!$result){     die ("Query Error: ".mysqli_errno($link).          " - ".mysqli_error($link));   }   // cek apakah tbl_mahasiswa sudah ada. kalau ada, hapus tabel   $query = "DROP TABLE IF EXISTS tbl_mahasiswa";   $hasil_query = mysqli_query($link, $query);      if(!$hasil_query){     die ("Query Error: ".mysqli_errno($link).          " - ".mysqli_error($link));   }   // Pembuatan tbl_mahasiswa   $query  = "CREATE TABLE tbl_mahasiswa (nimmhs VARCHAR(6), namamhs VARCHAR(100), ";    $query .= "alamatmhs VARCHAR(100), teleponmhs VARCHAR(20), ";   $query .= "jurusanmhs VARCHAR(50), PRIMARY KEY (nimmhs))";    $hasil_query = mysqli_query($link, $query);   if(!$hasil_query){       die ("Query Error: ".mysqli_errno($link).            " - ".mysqli_error($link));   }   else {     echo "Tabel 'tbl_mahasiswa' sukses dibuat... ";   } ?>

Demikianlah Cara Membuat Database dan Tabel MySQL Dengan PHP, semoga bermanfaat untuk anda. Jika ada yang kurang terang anda sanggup berkomentar atau kalau ingin bertanya silahkan berkomentar dibawah atau anda sanggup kirim via email.

Perbedaan Fundamental Web Statis Dan Web Dinamis

Menurut teknologinya, website terbagi menjadi dua yaitu website Statis (static) dan Website Dinamis (dynamic). Lantas apa perbedaannya? Kenapa website JNM sekarang membahas HTML? kenapa website JNM juga membahas PHP?

Pertanyaan-pertanyaan diatas mungkin ada dibeberapa pengunjung setia JNM. alasannya kita sama-sama tahu bahwa website JNM sebelumnya membahas mengenai Network atau Jaringan komputer dan Pembelajaran Visual Basic. Disini saya akan sampaikan juga bahwa website JNM tidak hanya membahas ihwal Visual Basic saja, tidak pula membahas ihwal Jaringan Komputer saja, akan tetapi akan membahas tutorial yang dirasa saya sanggup membuatnya. Ingat bahwa saya bukan Dosen juga bukan Master akan tetapi saya menyerupai kalian yang sedang mencar ilmu pula.

 website terbagi menjadi dua yaitu website Statis  Perbedaan Mendasar Web Statis dan Web Dinamis

Baik lanjut ke materi, dibawah ini saya akan menjelaskan perbedaan fundamental ihwal webiter statis dan website dinamis.

1. Website Statis

Dilihat dari bahasa website ini statis ( website yang tidak berubah atau membisu ) artinya :
Website yang penggunanya hanya sekedar membuka atau melihat-lihat saja, tidak sanggup mengisi data menyerupai komentar dan lain sebagainya.
Sebagai admin website, apabila ingin mengubah tampilannya harus mengubah syntaxnya atau scriptnya secara langsung.
Biasanya website static dipakai pada website Company Profile, Personal Web Portfolio yang hanya menampilkan informasi penting saja.
Website statis tidak mempergunakan bahasa pemrograman web, hanya sebatas memakai HTML & CSS, javascript juga dibutuhkan semoga website terlihat hidup. ( itulah mengapa website JNM membahas tutorial HTML dan CSS )
Dalam menciptakan website statis memakan waktu yang singkat, kecuali ingin menciptakan banyak halaman.
Jika ingin menambah halaman, harus menambah file baru, contohnya ingin menambah halaman contact, berarti harus menciptakan file yang menampilkan halaman contact, dan lain sebagainya.
Informasi yang diberikan pada website Statis ialah jarang update dan kalau pun ingin diupdate tidak sanggup eksklusif diupdate, melainkan harus merubah scriptnya. ( Statis )
Website Statis tidak memakai database, semua informasi sudah ada dalam sebuah file dan file itulah yang ditampilkan di halaman web.

2. Website Dinamis

Seperti langkah diatas, dalam bahasa Dinamis artinya Berubah atau bergerak yang artinya :
Website yang penggunanya sanggup mengupdate informasi website eksklusif dari websitenya.
Website dinamis memungkinkan mengubah tampilan website melalui CMS yang ada, dan dengan cepat jikalau tampilan sudah disiapkan melalui template.
Website Dinamis dipakai secara fungsionalnya, contohnya jejaring sosial, toko online, web blog, dan lain sebagainya.
Menggunakan bahasa pemrograman web, menyerupai php, mysql, ruby, dan lain – lain.
Waktu pengerjaan memakan waktu yang usang jikalau memang menciptakan CMS sendiri. Namun jikalau anda memakai Joomla atau Wrodpress dan CMS lainnya, membangun website Dinamis akan sangat cepat.
Pada dikala menambahkan Contact atau profile tidak perlu menciptakan file baru, cukup dibuatkan saja programnya kemudian buat halaman dari jadwal tersebut, menyerupai yang dipakai CMS.
Informasi wesbite sanggup diubah melalui CMS yang sudah ada, biasanya untuk mengubah informasi sanggup dilakukan di halaman admin atau administrator
Web dinamis memakai database, database inilah yang dipakai untuk menampung banyaknya data, sehingga website tinggal mengambil data dari database.

Dari hal diatas sanggup disimpulkan, untuk menciptakan website Statis cukup menciptakan dengan HTML dan Jika ingin menciptakan website Dinamis sendiri maka anda perlu memakai PHP.

Untuk mencar ilmu PHP website JNM akan menawarkan ilmu PHP Mudah yang sanggup anda ikuti dan pahami. dan Mudah-mudahan pembelajaran PHP melalui video sanggup segera dirilis oleh website JNM

Demikian Artikel Perbedaan Mendasar Web Statis dan Web Dinamis, Semoga bermanfaat untuk anda dan jikalau ada pertanyaan atau request, anda sanggup berkomentar dibawah.

Membuat Crud Php Database Mysqli

CRUD ( Create Read Update Delete ) atau Koneksi, Input, Edit, Hapus Data memakai PHP database MySQLi. Melanjutkan tutorial PHP, pada artikel kali ini aku akan membahas perihal Cara Membuat sebuah Aplikasi web dasar yaitu Input, Edit, Hapus data memakai pemograman PHP.

Jika pada pembelajaran sebelumnya anda telah dapat menciptakan Input, Edit, Hapus data memakai PHP, kali ini kita akan menyatukan Input, Edit dan Hapus menjadi satu halaman web.

 Hapus Data memakai PHP database MySQLi Membuat CRUD PHP Database MySQLi

Berikut Cara menciptakan CRUD dengan PHP :

Langkah 1 : Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL

Silahkan jalankan Xampp, lalu buat database dan tabel dengan xampp tersebut. Jika anda telah mengikuti tutorial input data memakai PHP, maka anda tidak perlu menciptakan database baru. Detail Database dan Tabel KLIK DISINI

Jika database : dbkampus dan tbl_mahasiswa telah terbuat, silahkan ikuti langkah 2

Langkah 2 : Membuat Sebuah Folder HTDOCS dan Membuat Style Tampilan CSS

Buatlah sebuah folder pada folder htdocs xampp anda.
nama folder : crudjnm
lalu buatlah file css dengan nama : style.css
masukan koding css dibawah ini pada style.css
body{width:615px;font-family:arial;} .tbl-qa{width: 100%;font-size:0.9em;background-color: #6ab5b9;border-spacing: 1px;border-radius: 4px;} .tbl-qa th.table-header {padding: 5px;text-align: left;padding:10px;color:#FFF;font-weight:normal;} .tbl-qa .table-row td {padding:10px;background-color: #ebf6f7;vertical-align:top;} .button_link {padding: 20px 0px;text-align: right;} .button_link a{color: #428a8e;text-decoration: none;background-color: FFF;padding: 8px 20px;font-size: 0.8em;border: #428a8e 1px solid;    border-radius: 4px;} .message {  color: #FF0000;  text-align: center;  width: 100%; } .txtField {padding: 8px;border: #afced0 1px solid;border-radius: 4px;width: 250px;} .demo-form-submit {color: #FFF;background-color: #4e7173;padding: 10px 50px;border: 0px;cursor: pointer;border-radius:4px;} .message { padding:8px 10px;box-sizing: border-box;text-align: left;border-radius: 4px;} .success {background-color: #c4e4c4;border: #9ac19a 1px solid;color: #4b8e4b;} .error {background-color: #e4cbc4;border: #c19c9a 1px solid;color: #8e4e4b;}

Sehingga tampilan folder crudjnm yakni sebagai berikut
 Jika sudah sukses melaksanakan langkah 2, silahkan lanjut langkah 3 :

Langkah 3 : Membuat File koneksi.php

Fungsi file koneksi.php ini yakni untuk mengkoneksikan database dbkampus sehingga tidak ditulis panjang disetiap file PHP.
Berikut koding koneksi.php
<?php   $conn =new mysqli('localhost', 'root', '' , 'dbkampus'); ?>

Cukup Simpel ya untuk koneksi.php
Jika sudah silahkan lanjut ke tahap 4

Langkah 4 : Membuat File Index Untuk Memunculkan Data

Buatlah file index.php yang tujuannya untuk memunculkan data tbl_mahasiswa yang telah kita buat pada tahap 1.
Berikut full koding index.php

<?php  require_once("koneksi.php");  $sql = "SELECT * FROM tbl_mahasiswa"; $result = $conn->query($sql);  $conn->close();   ?> <html> <head>  <link href="style.css" rel="stylesheet" type="text/css" />  <title>Employee</title> </head> <body>  <div class="button_link"><a href="input.php">Input Data</a></div>  <table class="tbl-qa">    <thead>     <tr>     <th class="table-header" wnimmhsth="20%">NIM</th>     <th class="table-header" wnimmhsth="20%">Nama</th>     <th class="table-header" wnimmhsth="20%"> Alamat </th>     <th class="table-header" wnimmhsth="20%"> telepon </th>     <th class="table-header" wnimmhsth="20%"> Jurusan </th>     <th class="table-header" wnimmhsth="20%" colspan="2">Aksi</th>      </tr>   </thead>   <tbody>      <?php     if ($result->num_rows > 0) {        while($row = $result->fetch_assoc()) {    ?>    <tr class="table-row" id="row-<?php echo $row["nimmhs"]; ?>">      <td class="table-row"><?php echo $row["nimmhs"]; ?></td>     <td class="table-row"><?php echo $row["namamhs"]; ?></td>     <td class="table-row"><?php echo $row["alamatmhs"]; ?></td>     <td class="table-row"><?php echo $row["teleponmhs"]; ?></td>     <td class="table-row"><?php echo $row["jurusanmhs"]; ?></td>     <td class="table-row" colspan="2"><a href="edit.php?nimmhs=<?php echo $row["nimmhs"]; ?>" class="link"><img title="Membuat CRUD PHP Database MySQLi" src="icon/edit.png"/></a> <a href="hapus.php?nimmhs=<?php echo $row["nimmhs"]; ?>" class="link"><img name="delete" nimmhs="delete" title="Membuat CRUD PHP Database MySQLi" onclick="return confirm('Yakin akan di Hapus?')" src="icon/delete.png"/></a></td>    </tr>    <?php      }     }    ?>   </tbody>  </table> </body> </html>

Jika sudah, eksklusif menuju ke Tahap 5

Tahap 5 : Membuat file input.php

Pada tahap ini kita akan menciptakan koding untuk input data kedalam tabel mahasiswa. Berikut kodingnya :
<?php  if (isset($_POST['submit'])) {   require_once("koneksi.php");   $sql = $conn->prepare("INSERT INTO tbl_mahasiswa (nimmhs,namamhs,alamatmhs,teleponmhs,jurusanmhs) VALUES (?, ?, ?, ?, ?)");     $nimmhs=$_POST['nimmhs'];   $namamhs = $_POST['namamhs'];   $alamatmhs= $_POST['alamatmhs'];   $teleponmhs= $_POST['teleponmhs'];   $jurusanmhs= $_POST['jurusanmhs'];   $sql->bind_param("sssss", $nimmhs, $namamhs, $alamatmhs, $teleponmhs, $jurusanmhs);    if($sql->execute()) {    $success_message = "Input Data Berhasil";   } else {    $error_message = "Ada dilema dengan Penginputan";   }   $sql->close();      $conn->close();  }  ?> <html> <head> <link href="style.css" rel="stylesheet" type="text/css" />   <style> .tbl-qa{border-spacing:0px;border-radius:4px;border:#6ab5b9 1px solid;} </style>   <title>Input Data Mahasiswa</title>   </head> <body> <?php if(!empty($success_message)) { ?> <div class="success message"><?php echo $success_message; ?></div> <?php } if(!empty($error_message)) { ?> <div class="error message"><?php echo $error_message; ?></div> <?php } ?> <form id="frmUser" method="post" action=""> <div class="button_link"><a href="index.php"> List Mahasiswa </a></div> <table border="0" cellpadding="10" cellspacing="0" width="500" align="center" class="tbl-qa">  <thead>   <tr>    <th colspan="2" class="table-header">Input Data Mahasiswa</th>   </tr>  </thead>  <tbody>   <tr class="table-row">    <td><label>NIM</label></td>    <td><input type="text" name="nimmhs" class="txtField"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td><label>Nama</label></td>    <td><input type="text" name="namamhs" class="txtField"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td><label>Alamat</label></td>    <td><input type="text" name="alamatmhs" class="txtField"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td><label>Telepon</label></td>    <td><input type="text" name="teleponmhs" class="txtField"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td><label>Jurusan</label></td>    <td><input type="text" name="jurusanmhs" class="txtField"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td colspan="2"><input type="submit" name="submit" value="Submit" class="demo-form-submit"></td>   </tr>  </tbody> </table> </form> </body> </html>

Jika sudah final melaksanakan tahap 5, mari kita lanjut ke tahap 6.
Tahap 6 : Membuat File edit.php

 Ya dari namanya saja edit.php maka fungsi ini yakni untuk menciptakan edit data tabel mahasiswa.
Berikut kodingnya :
<?php  require_once("koneksi.php");  if (isset($_POST['submit'])) {     $sql = $conn->prepare("UPDATE tbl_mahasiswa SET namamhs=? , alamatmhs=? , teleponmhs=? , jurusanmhs=? WHERE nimmhs=?");   $namamhs=$_POST['namamhs'];   $alamatmhs = $_POST['alamatmhs'];   $teleponmhs= $_POST['teleponmhs'];   $jurusanmhs= $_POST['jurusanmhs'];   $sql->bind_param("sssss",$namamhs, $alamatmhs, $teleponmhs, $jurusanmhs,$_GET["nimmhs"]);    if($sql->execute()) {    $success_message = "Update Data Berhasil";   } else {    $error_message = "Ada dilema update data";   }   }  $sql = $conn->prepare("SELECT * FROM tbl_mahasiswa WHERE nimmhs=?");  $sql->bind_param("s",$_GET["nimmhs"]);     $sql->execute();  $result = $sql->get_result();  if ($result->num_rows > 0) {     $row = $result->fetch_assoc();  }  $conn->close(); ?> <html> <head> <link href="style.css" rel="stylesheet" type="text/css" /> <style> .tbl-qa{border-spacing:0px;border-radius:4px;border:#6ab5b9 1px solid;} </style> <title>employee edit </title> </head> <body> <?php if(!empty($success_message)) { ?> <div class="success message"><?php echo $success_message; ?></div> <?php } if(!empty($error_message)) { ?> <div class="error message"><?php echo $error_message; ?></div> <?php } ?> <form name="frmUser" method="post" action=""> <div class="button_link"><a href="index.php" > List Mahasiswa </a></div> <table border="0" cellpadding="10" cellspacing="0" width="500" align="center" class="tbl-qa">  <thead>   <tr>    <th colspan="2" class="table-header">Edit Data Mahasiswa</th>   </tr>  </thead>  <tbody>   <tr class="table-row">    <td><label>Nama</label></td>    <td><input type="text" name="namamhs" class="txtField" value="<?php echo $row["namamhs"]?>"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td><label>Alamat</label></td>    <td><input type="text" name="alamatmhs" class="txtField" value="<?php echo $row["alamatmhs"]?>"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td><label>Telepon</label></td>    <td><input type="text" name="teleponmhs" class="txtField" value="<?php echo $row["teleponmhs"]?>"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td><label>Jurusan</label></td>    <td><input type="text" name="jurusanmhs" class="txtField" value="<?php echo $row["jurusanmhs"]?>"></td>   </tr>   <tr class="table-row">    <td colspan="2"><input type="submit"  name="submit" value="Submit" class="demo-form-submit"></td>   </tr>  </tbody>  </table> </form> </body> </html>

Sebelum anda melanjutkan ke Tahap 7, silahkan anda cek atau melaksanakan praktik terlebih dahulu, apakah Index.php sudah berjalan? Apakah Anda sudah sukses Input Data, Apakah anda sudah dapat Edit Data?
Sialhkan anda berkomentar, kalau anda sudah dapat Input dan Edit maka akan aku lanjutkan ke tahap Hapus Data.
 Hapus Data memakai PHP database MySQLi Membuat CRUD PHP Database MySQLi


Demikian Tutorial Cara  Membuat CRUD PHP Database MySQLi Semoga Bermanfaat untuk anda, Jika anda merasa kesulitan dan menginginkan Project diatas anda dapat email ke JNM dan Jika tutorial diatas bermanfaat silahkan share ke teman-teman anda, dan jangan lupa berkomentar dibawah :)
Silahkan KLIK DISINI untuk mendownload Project PHP diatas

Cara Mengatasi The Mysql Extension Is Deprecated And Will Be Removed In The Future Use Mysqli Or Pdo

Pernahkah anda mengalami error The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO pada ketika menciptakan aplikasi dengan PHP ?
Pada artikel PHP kali ini aku akan menjawab pertanyaan perihal error Extension MySQL menyerupai yang ada di Judul. Kenapa sanggup muncul error demikian dan bagaimana solusinya?

Sebelum menjawab ada beberapa alasan kenapa sanggup muncul error tersebut aku akan menjelaskan beberapa fakta versi xampp dan versi PHP yang anda gunakan terlebih dahulu.

The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO Cara Mengatasi The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO

1. Versi Xampp v3.2.2

Jika anda memakai software xampp versi 3.2.2 yang di compile 12 Nov 2015 maka biasanya akan mengalami beberapa error tersebut. Berikut gambar Xampp control panel v3.2.2

The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO Cara Mengatasi The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO
Jika aku download pada bulan April 2017 di website https://www.apachefriends.org maka versi terakhir yaitu Xampp 3.2.2 menyerupai gambar diatas, untuk itu silahkan anda cek pada komputer anda apakah Xampp yang anda gunakan versi tersebut? Jika ya silahkan dilanjut nanti akan aku bahas solusinya

2. Membuka PHP Info

Silahkan anda jalankan Xampp control panel dengan menjalankan Apache dan MySQL.
Kemudian silahkan buka browser anda, dan jalankan : http://localhost/dashboard/phpinfo.php
The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO Cara Mengatasi The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO
Jika sudah muncul diatas maka akan muncul data Versi PHP yang digunakan. Ya versi yang dipakai oleh aku yaitu PHP versi 5.6.28. Jika anda pernah memakai PHP dibawah 5.x dan kini anda memakai PHP versi 5.x maka akan terjadi pesan error menyerupai Judul artikel ini diatas.

Sebenarnya artinya apa sih The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO ? Jika aku artikan : Extension mysql sudah ditinggalkan dan akan dihapus, kedepannya gunakan mysqli atau PDO.

Pengertian Mysqli

Mysqli merupakan kependekan dari mysql improved. Improved disini yaitu peningkatan dari mysql
extension sebelumnya. Salah satu alasan kenapa PHP menciptakan mysqli dari awal dan tidak
membuatkan mysql extension saja yaitu sebab banyaknya fitur-fitur gres di MySQL versi
4 keatas. Fitur-fitur ini mengharuskan perubahan besar sehingga tidak cocok dimasukkan ke
dalam mysql extension.
Mysqli extension diperkenalkan semenjak PHP 5.0. Syntax dan fungsi-fungsi yang dipakai tidak
jauh berbeda dengan extension msyql. Umumnya kita hanya perlu menambahkan aksara “i”
di nama fungsi dan membalik urutan argumen fungsi. Contohnya menyerupai mysql_connect()
menjadi mysqli_connect().
Jika anda sebelumnya sudah pernah mempelajari mysql extension, tidak akan butuh waktu lama
untuk beralih ke mysqli extension.

Pengertian PDO

PDO merupakan kependekan dari (PHP Data Objects). PDO yaitu sebuah database API
universal yang dirancang bukan hanya untuk MySQL saja, tetapi juga untuk aplikasi database
lain menyerupai Oracle dan PostgreSQL. PDO hadir semenjak PHP 5.1 yang dibentuk semoga memudahkan programmer untuk migrasi dari suatu aplikasi database ke database lain. Misalkan ketika ini aku menciptakan sebuah website dengan database MySQL memakai PDO Extension. Jika nanti ingin migrasi ke PostgreSQL, aku tidak perlu mengubah seluruh isyarat program, tapi cukup beberapa baris saja.

Data diatas yaitu balasan kenapa terdapat Error :   The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO.

Terus bagaimana cara mengatasinya?
Selain menawarkan klarifikasi kenapa sanggup terdapat error diatas, JNM juga ingin menawarkan solusi kepada anda. Berikut dibawah yaitu solusinya :
Cara Pertama :
Anda sanggup memasukan koding dibawah didalam file PHP yang mengalami Error
error_reporting(E_ALL ^ E_DEPRECATED); 
Cara Kedua
Untuk cara kedua ini sudah dijelaskan diatas, bahwa mau tidak mau anda harus migrasi dari Syntax mysql ke mysqli. Artinya anda harus upgrade syntax PHP nya.

Karena tutorial PHP yang ada di web JNM ini dibentuk pada tahun 2017, maka seharusnya aku sudah memakai Sintax Mysqli dan anda sanggup mengikuti tutorial PHP lainnya pada website ini.

Demikian Cara Mengatasi The mysql extension is deprecated and will be removed in the future use mysqli or PDO, sudah aku jelaskan kenapa sanggup demikian dan solusinya. mudah-mudahan bermanfaat bagi anda yang sedang mencar ilmu PHP. Untuk melihat list tutorial PHP yang ada di web JNM anda sanggup KLIK DISINI

Tutorial Menciptakan Crud Memakai Pdo Dengan Php

Pada Tutorial PHP kali ini aku akan menciptakan CRUD ( Create, Read, Update, Delete ) Menggunakan PHP dengan metode PDO. Apa itu PDO ? Sebenarnya apa itu PDO sudah aku jelaskan sedikit pada artikel PHP sebelumnya. Jika anda lupa anda dapat KLIK DISINI

Disini aku akan jelaskan kembali bahwa PDO ialah kependekan dari PHP Data Object. PDO ialah extension di PHP yang dipakai untuk mengakses database. PDO menyediakan data-access abstraction layer yang memungkinkan kita memakai fungsi yang sama untuk aneka macam jenis database. Jadi, anda tidak perlu kawatir perihal database yang anda pakai entah itu MySQL, MSSQL, Postgresql, atau Oracle fungsi yang anda pakai untuk mengambil atau memanipulasi database tetap sama. Begitulah kira-kira terjemahan umum perihal PDO. Nah di tutorial kali ini aku akan mencoba pempraktikan Membuat CRUD dengan PDO.

Bagaimana apakah anda penasaran?
Berikut langkahnya :

LANGKAH 1 : Membuat Database Dan Tabel Menggunakan MySQL

Buatlah Database dengan nama : dbjnm
Jika anda sudah mengikuti tutorial CRUD dengan Mysqli, anda tidak perlu menciptakan database lagi, alasannya ialah namanya sama yaitu dbjnm
Oke, kalau anda sudah memiliki database dengan nama dbjnm, selanjutnya anda harus menciptakan tabel, nama tabelnya ialah tbl_siswa
Berikut SQL untuk menciptakan tbl_siswa
CREATE TABLE `tbl_siswa` (   `nis` varchar(6) NOT NULL,   `nama` varchar(50) NOT NULL,   `alamat` varchar(100) NOT NULL,   `kelas` varchar(20) NOT NULL ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1; ALTER TABLE `tbl_siswa` ADD PRIMARY KEY (`nis`);
dan berikut SQL untuk mengisi sample data pada tbl_siswa

INSERT INTO `tbl_siswa` (`nis`, `nama`, `alamat`, `kelas`) VALUES ('NIS001', 'Alfian Baharudin', 'Jl Pepaya No 55', '1'), ('NIS002', 'Bambang', 'Jl Durian No 44', '2'), ('NIS003', 'Alin Arfianti', 'Jl Anggur No 87', '1'), ('NIS004', 'Benny Ramdhani', 'Jl Duku No 35', '1'), ('NIS005', 'Ihwan Samad', 'Jl Belimbing No 99', '3'), ('NIS006', 'Rudi Syahputra', 'JL Dirgantara No 77', '2'), ('NIS007', 'Habibi', 'Jl Kungingan No 12', '1'), ('NIS008', 'Putri Sari', 'Jl Pisang Ijo No 89', '3'), ('NIS009', 'Wahyu Adi', 'Jl Kapuk No 66', '3'), ('NIS010', 'Budi Sakti', 'JL Nusantara No 1', '3'), ('NIS011', 'Akbar Rosidin', 'JL Palangka No 71', '2'), ('NIS012', 'Bagus Sandy', 'Jl. Juragan No 123', '2');

Jika sudah Membuat database, lalu menciptakan tabel dan mengisi damplem data pada tbl_siswa, maka kita akan lanjut ke tahapan 2.

LANGKAH 2 : Membuat Koneksi Database Dengan PHP

Sebelum menciptakan koding koneksi database dengan PHP memakai metode PDO sesuai tema kita, maka kita harus menciptakan folder dulu pada web root atau htdocs pada xampp
Silahkan anda buat folder dengan nama siswa pada htocs
Kemudian buat file php dengan nama : koneksi.php
Berikut koding pada koneksi.php

<?php     $host = "localhost";     $dbname = "dbjnm";     $username = "root";     $password = "";     try {         $db = new PDO("mysql:host={$host};dbname={$dbname}", $username, $password);         $db->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);     } catch (PDOException $exception){         die("Connection error: " . $exception->getMessage());     } ?>

LANGKAH 3 : Membuat File index.php

Fungsi file index.php ini untuk memunculkan data yang ada di tbl_siswa dan dimunculkan kedalam halaman php. silahkan anda buat file dengan nama index.php
lalu masukan koding dibawah ini pada file index.php
<?php     include 'koneksi.php';     $query = $db->prepare("SELECT * FROM tbl_siswa");     $query->execute();     $data = $query->fetchAll(); ?> <!DOCTYPE html> <html> <head> <meta charset="utf-8"> <title>CRUD PDO Javanet Media </title> </head> <body bgcolor="#CCCCCC"> <h2><strong><p align="center">Data Siswa JavaNet Media</p></strong></h2> <table width="807" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center">   <tr>     <td width="115" height="30" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF">NIS</td>     <td width="175" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF">Nama</td>     <td width="250" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF">Alamat</td>     <td width="100" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF">Kelas</td>     <td width="135" align="center" valign="middle" bgcolor="#00FFFF"><a href="create.php">TAMBAH</a></td></tr>             <?php foreach ($data as $value): ?>                 <tr>                     <td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $value['nis'] ?></td>                     <td p align="left" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $value['nama'] ?></td>                     <td p align="left" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $value['alamat'] ?></td>                     <td p align="center" bgcolor="#FFFFFF"><?php echo $value['kelas'] ?></td>                     <td p align="center" bgcolor="#FFFFFF">                         <a href="edit.php?nis=<?php echo $value['nis']?>">Edit</a>                         <a href="delete.php?nis=<?php echo $value['nis']?>">Delete</a>                     </td>                 </tr>  </td>   </tr> <?php endforeach; ?> </table> <p align="center"><a href=http://www.javanetmedia.com>www.javanetmedia.com</a></p> </body> </html>

Sampai disini, silahkan anda buka browser anda, lalu buka alamat : http://localhost/siswa/
Seharunya muncul gambar menyerupai dibawah ini :
Pada Tutorial PHP kali ini aku akan menciptakan CRUD  Tutorial Membuat CRUD Menggunakan PDO Dengan PHP
Fungsi TAMBAH, lalu Edit dan Delete belum dapat diakses alasannya ialah anda belum menciptakan fungsi tersebut.

LANGKAH 4 : Membuat create.php Untuk Input Data

Jika pada langkah 3 anda telah dapat memunculkan data pada pada halaman php, maka selanjutnya ialah kita menciptakan file php untuk proses penambahan data atau input data.
Masukan koding dibawah ini pada create.php
<?php     include 'koneksi.php';     if(isset($_POST['submit'])){         $nis = htmlentities($_POST['nis']);   $nama = htmlentities($_POST['nama']);         $alamat = htmlentities($_POST['alamat']);         $kelas = htmlentities($_POST['kelas']);         $query = $db->prepare("INSERT INTO `tbl_siswa`(`nis`,`nama`, `alamat`, `kelas`)         VALUES (:nis,:nama,:alamat,:kelas)");   $query->bindParam(":nis", $nis);         $query->bindParam(":nama", $nama);         $query->bindParam(":alamat", $alamat);         $query->bindParam(":kelas", $kelas);         $query->execute();         header("location: index.php");     } ?> <!DOCTYPE html> <html>     <head>      <meta charset="utf-8">   <title>CRUD PDO Javanet Media </title>     </head> <body bgcolor="#CCCCCC"> <h2><p align="center">TAMBAH DATA</p></h2> <form method="post"> <table width="546" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" align="center" bgcolor="#FFFFFF">   <tr>     <td width="189" height="20"> </td>     <td width="26"> </td>     <td width="331"> </td>   </tr>   <tr>     <td height="27" align="right" valign="middle">NIS</td>     <td align="center" valign="top">:</td>     <td valign="middle"><label>       <input name="nis" type="text" size="10">     </label></td>   </tr>   <tr>     <td height="27" align="right" valign="middle">Nama</td>     <td align="center" valign="top">:</td>     <td valign="middle"><label>       <input type="text" name="nama">     </label></td>   </tr>   <tr>     <td height="27" align="right" valign="middle">Alamat</td>     <td align="center" valign="top">:</td>     <td valign="middle"><label>       <input name="alamat" type="text" size="50">     </label></td>   </tr>   <tr>     <td height="27" align="right" valign="middle">Kelas</td>     <td align="center" valign="top">:</td>     <td valign="middle"><label>       <select name="kelas">     <option selected="selected">--Pilih--</option>   <option>1</option>   <option>2</option>   <option>3</option>       </select>     </label></td>   </tr>   <tr>     <td height="42"> </td>     <td> </td>     <td><input type="submit" name="submit" value="TAMBAH"></td>   </tr> </table> </form><p align="center"><a href=http://www.javanetmedia.com>www.javanetmedia.com</a></p> </body> </html>

Jika sudah menciptakan create.php menyerupai langkah diatas, maka anda dapat membuka aplikasi kembali. Kemudian anda coba memasukan data dengan Klik TAMBAH, lalu masukan data pada form tambah.
Pada Tutorial PHP kali ini aku akan menciptakan CRUD  Tutorial Membuat CRUD Menggunakan PDO Dengan PHP
Baik, aku coba tanya kepada anda Apakah anda sudah dapat Input Data? Jika belum silahkan anda cek kembali apakah ada yang kurang, atau kalau anda sudah dapat Input data maka silahkan lanjut ke langkah edit data

LANGKAH 5 : Membuat edit.php Untuk Edit Data

Jika anda sudah dapat input data maka siapkan file edit.php lalu masukan koding dibawah ini :
<?php     include 'koneksi.php';     if(!isset($_GET['nis'])){         die("Error: NIS Tidak Dimasukkan");     }     $query = $db->prepare("SELECT * FROM `tbl_siswa` WHERE nis = :nis");     $query->bindParam(":nis", $_GET['nis']);     $query->execute();     if($query->rowCount() == 0){         die("Error: NIS Tidak Ditemukan");     }else{         $data = $query->fetch();     }     if(isset($_POST['submit'])){         $nama = htmlentities($_POST['nama']);         $alamat = htmlentities($_POST['alamat']);         $kelas = htmlentities($_POST['kelas']);         $query = $db->prepare("UPDATE `tbl_siswa` SET `nama`=:nama,`alamat`=:alamat,`kelas`=:kelas WHERE nis=:nis");         $query->bindParam(":nama", $nama);         $query->bindParam(":alamat", $alamat);         $query->bindParam(":kelas", $kelas);         $query->bindParam(":nis", $_GET['nis']);         $query->execute();         header("location: index.php");     } ?>  <!DOCTYPE html> <html>     <head>  <title>CRUD PDO Javanet Media </title>     <meta charset="utf-8">     </head>  <body bgcolor="#CCCCCC">     <h2><p align="center">EDIT DATA</p></h2>     <form method="post">  <table width="546" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" bgcolor="#FFFFFF" align="center">   <tr>     <td width="189" height="20"> </td>     <td width="26"> </td>     <td width="331"> </td>   </tr>   <tr>     <td height="27" align="right" valign="middle">NIS</td>     <td align="center" valign="top">:</td>     <td valign="middle">       <input type="text" name="nis" value="<?php echo $data['nis'] ?>" readonly="readonly">      </td>   </tr>   <tr>     <td height="27" align="right" valign="middle">Nama</td>     <td align="center" valign="top">:</td>     <td valign="middle"><label>       <input type="text" name="nama" value="<?php echo $data['nama'] ?>">     </label></td>   </tr>   <tr>     <td height="27" align="right" valign="middle">Alamat</td>     <td align="center" valign="top">:</td>     <td valign="middle"><label>       <input name="alamat" type="text" size="50" value="<?php echo $data['alamat'] ?>">     </label></td>   </tr>   <tr>     <td height="27" align="right" valign="middle">Kelas</td>     <td align="center" valign="top">:</td>     <td valign="middle"><label>   <input name="kelas" type="text" size="50" value="<?php echo $data['kelas'] ?>">     </label></td>   </tr>   <tr>     <td height="42"> </td>     <td> </td>     <td><input type="submit" name="submit" value="EDIT"></td>   </tr>   </table>   </form><p align="center"><a href=http://www.javanetmedia.com>www.javanetmedia.com</a></p>   </body> </html>

Silahkan jalankan edit data, pola Namanya anda ganti, atau Alamat atau Kelas terserah anda. Kemudian Klik tombol Edit.
Pada Tutorial PHP kali ini aku akan menciptakan CRUD  Tutorial Membuat CRUD Menggunakan PDO Dengan PHP

LANGKAH 6 : Membuat delete.php Untuk Hapus Data

Langkah 6 atau langkah terakhir ialah menciptakan file PHP untuk hapus data yaitu delete.php
Silahkan masukan koding dibawah ini pada delete.php
<?php     include 'koneksi.php';      if(isset($_GET["nis"])){         // Prepared statement untuk menghapus data         $query = $db->prepare("DELETE FROM `tbl_siswa` WHERE nis=:nis");         $query->bindParam(":nis", $_GET["nis"]);         // Jalankan Perintah SQL         $query->execute();         // Alihkan ke index.php         header("location: index.php");     } ?>

Berikut tampilannya :
Pada Tutorial PHP kali ini aku akan menciptakan CRUD  Tutorial Membuat CRUD Menggunakan PDO Dengan PHP

Demikian Cara Membuat CRUD PDO pada PHP, biar bermanfaat untuk anda, ikuti terus Tutorial PHP pada website JNM dan biar banyak ilmu yang anda dapat ambil dari website JNM ini. Jangan lupa anda dapat share dan berkomentar dibawah.

Search

Blog Archive